Trihidayanda's Weblog

RASA KARYA dan CINTA seorang Hamba Allah

Akhirnya Lulus

Tanggal 1 april 2011 adalah hari yang mendebarkan buat anandaku tercinta Rara, karena pada hari itu penentuan hasil testnya di sekolah yang diidamkannya diumumkan yaitu di SMAIT Nurul Fikri.

Setelah membuka website sekolah tersebut baru diketahui bahwa alhamdulillah dia lulus. Saat itu dia sedang berada disekolah, jadi nggak bisa dihubungi, akhirnya aku SMS sekolah utk mendapatkan informasi kelulusan via SMS, dan aku forwardkan ke Rara yang lagi di Sekolah dengan memakai HP ku dengan operator IM3, biar sama dengan operator HP nya (biar gratis maksudnya…).

Tak berapa lama HP ku berbunyi, ada SMS masuk, kulihat dari Rara, (dlm data contac ku, tadinya kutulis dengan nama “Rara Jelek”, begitu dia lihat karena sering periksa periksa HP ku, dia ganti jadi “Rara Cantik”), dia mengucapkan terimakasih atas informasi kelulusannya yang disampaikan lewat HP.

Ha…ha…, Rara nggak tahu kalo yang ngirimin SMS itu aku, karena di HPnya nomor yang aku pake nggak di record, yang direcord adalah nomor Telkomsel ku, jadilah aku ketawain dia.

Mulanya dia nggak percaya , dia sangkain aku main main (maklum karena waktu itu tanggal 1 April, mungkin dia takut April Mop), tapi setelah dijelasin, akhirnya dia bersorak kegirangan, “Akhirnya aku lulus…!!!!” Aku faham, mungkin itu adalah pelampiasan atau luapan perasaannya setelah kebosanan yang melanda dia, setelah 3 kali ikut ujian masuk Boarding, dua diantaranya tidak lulus (tentang ketidak lulusan ini , suatu saat aku ingin menuliskan ketidak-fairan system seleksi yang ada, walaupun seleksi yang dilaksanakan oleh sekolah Islam).

Aku langsung minta supaya Rara melakukan sujud Syukur, sebagai tanda syukur kepada Allah, dia bilang “lagi dapet, Bi…”, aku langsung bales “nggak apa apa, khan sujud syukur itu bukan sholat…”, dia balas lagi “ntar aja di Rumah….” Oh mungkin anak ku lagi dalam kelas belajar, fikir ku.

Alhamdulillah, setelah “dapet”nya selesai, malam harinya dia dengan semangat bilang sama uminya mau puasa besok. sambil setengah heran aku bertanya “lho tumben mau puasa nak, khan besok hari Selasa, Puasa apa ?” dengan bangganya dia bilang “Puasa bayar nazar, bi” sambil nyengir.

Alhamdulillah, saat tulisan ini aku bikin, anakku sedang melaksanakan puasa nazarnya. ” Rabbana hablana min azwaajina wadzurriyyatiina qurrata a’yuun, waj’alna lil muttaqiina imaaman”

Advertisements

April 3, 2011 - Posted by | Qurrata A'yuun | , , ,

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: